Jalan-jalan ke 7 Destinasi Keren di Semarang

Jatah cuti di akhir tahun 2015 lalu saya habiskan dengan getaway ke Semarang bersama kedua orang tua saya. Sejak kakek-nenek saya di Tegal meninggal dunia, keluarga kami memang hampir tidak pernah mampir lagi ke bumi Jawa Tengah. Saya memilih Semarang karena kota ini terkenal dengan banyaknya bangunan bersejarah, ragam kuliner njawani yang khas, masyarakatnya ramah serta pemandangan alamnya yang cantik.

Saya mempersiapkan sendiri berbagai keperluan jalan-jalan ini mulai dari pesan tiket kereta (pergi), akomodasi hotel, sewa mobil dan juga pesan tiket pesawat (pulang). Perjalanan kami mulai dengan naik kereta api Argo Muria dari Stasiun Gambir dan berakhir di Stasiun Semarang Tawang.

Tiba di Semarang kami langsung naik becak menuju Hotel Pandanaran yang sudah kami pesan untuk menginap 3 malam. Dengan tarif budget traveling, hotel ini tidak mengecewakan sama sekali. Pelayanan hotelnya ramah, kamarnya bersih, banyak ornamen etnik Jawa Tengah, ada kolam renang, ada gym dan juga menu sarapannya enak-enak. Dan yang lebih penting buat kami juga, lokasinya. Hotel ini berada dekat Simpang Lima Semarang (800 m) dan bersebrangan persis dengan Bandeng Juwana Erlina serta pusat oleh-oleh lainnya. Alhasil setiap hari kami makan bandeng dan jajan-jajan malam di kawasan kuliner Simpang Lima.

IMG_8576
Pusat Kota Semarang
IMG_8577
Pandangan dari Hotel Pandanaran
1. Lawang Sewu

Sore hari, kami memulai perjalanan pertama ke landmark yang paling hakiki di Semarang, Lawang Sewu (bangunan seribu pintu). Bangunan ini dulunya merupakan kantor pusat perusahaan kereta api (trem) pertama di Indonesia atau tepatnya di zaman pemerintahan kolonial Belanda. Kalau sekarang sih sudah beralih fungsi menjadi bangunan sejarah, museum, tempat foto-foto dan haha-hihi sampai jadi tempat uji nyali karena banyaknya cerita misteri yang beredar tentang bangunan ini. Meskipun pintu bangunan tidak benar-benar seribu, tapi memang bisa dikatakan pintunya sangat banyak, setidaknya ratusan..

IMG_8578IMG_8579IMG_8580IMG_8581

2. Kelenteng Sam Poo Kong

Setelah lelah keliling Lawang Sewu, kami kembali ke hotel untuk istirahat dan makan malam. Perjalanan dilanjutkan esok paginya dengan tujuan kedua, yaitu ke Kelenteng Sam Poo Kong. Bangunan ini mulanya merupakan bangunan persinggahan Laksamana Zheng He/Cheng Ho, seorang pelaut dan penjelajah Muslim legendaris dari Dinasti Ming di Tiongkok. Saat ini Kelenteng Sam Poo Kong dipakai oleh masyarakat etnis Tionghoa untuk kegiatan ibadah/sembahyang dan berziarah. Kalau ke Semarang, kelenteng ini wajib dikunjungi meskipun hanya sekedar foto-foto šŸ™‚

IMG_8585IMG_8586IMG_8588

3. Vihara & Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong

Beres dari Kelenteng, perjalanan ketiga kami tujukan ke Vihara & Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong. Orang-orang Semarang lebih ringkas menyebutnya Watugong saja karena mulanya di daerah ini terdapat watu (batu dalam bahasa Jawa) berbentuk gong. Di sini kita bisa melihat patung Dewi Kuan Im dan patung Buddha tidur. Berhubung pagoda ini letaknya cukup jauh dari pusat kota, sekitar 15 km ke arah Ungaran, tidak terasa sudah sekitar jam 3 sore. Kami memilih kembali ke kota dan mampir sebentar di Masjid Agung Jawa Tengah untuk melaksanakan sholat Ashar.

IMG_8589IMG_8599

4. Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah, perhentian keempat kami di Semarang ini cukup membuat takjub karena masjid ini megah sekali. Arsitekturnya mengambil gaya campuran Jawa Tengah dan Romawi. Kubah super besar yang dikelilingi 4 minaret menyusun bagian atas masjid. Di pelataran luar masjid terdapat 6 buah payung raksasa khas Masjid Nabawi di Madinah dan 1 menara setinggi 99 meter yang diberi nama Menara Al-Husna (filosofi Asmaul Husna – 99 nama kebesaran Allah SWT). Sayang daerah sekitarnya kurang pohon, jadi panas mataharinya terasa terik luar biasa…

IMG_8600IMG_8590

Berhubung sudah sore dan saya bepergian bersama orang tua, saya memilih untuk tidak ngoyoĀ keliling sampai terlalu sore/malam. Dari masjid agung kami kembali ke hotel. Saya menghabiskan sore dengan berenang, nge-gym, lanjut makan malam dan tidur cepat karena esok paginya akan berkeliling ke daerah Ungaran.

5. Umbul Sidomukti

Hari ketiga di Semarang, pagi-pagi setelah sarapan kami langsung menuju ke Pondok Wisata Umbul Sidomukti. Perjalanan kelima ini ditempuh melalui Jalan Tol Semarang-Solo dengan jarak tempuh 40 km atau sekitar 1,5 jam perjalanan. Setelah sampai di Umbul Sidomukti, kami langsung disambut dengan sejuknya udara pagi yang kontras berbeda dengan panasnya Semarang. Tujuan saya ke sini hanya sekedar mau mencoba berendam di kolam (umbul) cantik yang letaknya di dataran tinggi dan menghadap ke arah Gunung Ungaran.

IMG_8591IMG_8592

Berhubung masih sepi, suasana dan pemandangannya terasa luar biasa cantik. Sekitar 30 menitan saya bersantai berendam di umbul ini. Tapi mendadak ada suara rame sayup-sayup terdengar yang ternyata adalah rombongan anak SD lagi karya wisata. Dalam sekejap mata saja suasana di sini langsung berantakan. Haha. Anak-anak SD ini langsung masuk ke kolam tanpa buka baju… Terpaksa saya menyingkir, ganti pakaian lagi dan beralih ke tujuan wisata berikutnya.

IMG_8593
Sesaat setelah anak-anak karya wisata masuk ke kolam
6.Candi Gedong Songo

MeskipunĀ mood sudah cukup kacau di Umbul Sidomukti, kami masih punya slot destinasi keenam, yaitu Candi Gedong Songo di daerah Badungan. Terdapat 9 (songo) candi peninggalan Hindu yang letaknya tersebar di lereng Gunung Ungaran ini. Untuk mendapati kesembilan candi tersebut, kita harus mendaki cukup jauh. Di sini pengelola candi juga menyediakan beberapa ekor kuda untuk disewakan. Kalau memang dari awal sudah yakin nggak kuat, lebih baik naik kuda dari awal pendakian..

Bila sudah mendaki cukup tinggi, kita bisa melihat pemandangan Gunung Sindoro, Gunung Sumbing dan Gunung Merbabu. Perpaduan hijaunya pepohonan, birunya langit dan gunung-gunung serta putihnya awan di sini merupakan sensasi tersendiri bagi orang yang kebanyakan menghabiskan waktu di ruangan kantor seperti saya šŸ˜›

IMG_8595IMG_8596IMG_8597

7. Brown Canyon

Selepas dari perjalanan melelahkan di daerah Ungaran, saya kembali ke hotel untuk santai-santai sampai sore. Barulah sekitar jam 5 sore keluar lagi untuk melihat Brown Canyon, destinasi ketujuh kami yang masih terletak di seputaran kota Semarang. Sebenarnya Brown Canyon ini hanyalah sisa atau bekas kawasan tanah Galian C. Tapi karena sisa galian ini membentuk tebing-tebing tinggi, muncullah potensiĀ instagrammableĀ dari lokasi ini. LOL.

IMG_8598.JPG

Terima kasih, Semarang! Luar biasa bisa menjelajahimu.. šŸ™‚

Advertisements

One thought on “Jalan-jalan ke 7 Destinasi Keren di Semarang”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s