4 Kuliner Khas Cirebon yang Wajib Dicoba

Selain mengunjungi berbagai peninggalan bersejarah, saya juga memuaskan hasrat berkuliner ke beberapa rumah makan ‘pentolan’ di Cirebon. Kuliner khas Cirebon bisa dibilang sudah dikenal orang Indonesia di berbagai daerah. Yang paling terkenal mungkin ya tahu gejrot untuk makanan ‘ringan’. Untuk makanan berat, tentunya empal gentong dan nasi jamblang juga sudah tidak asing didengar.

Petualangan kuliner saya di Cirebon selama 2 hari membuat berat badan bertambah, tapi nggak apa-apa, sehari sebelumnya habis disiksa sama trainer fitness.. 😛 Hitung-hitung memasok kembali energi yang hilang kemarin.. #pembenaran

Berikut ini merupakan 4 kuliner Cirebon yang saya rasa tidak boleh terlewatkan.

1. Tahu Gejrot

Jajanan tahu gejrot merupakan kesukaan saya dan kakak-kakak saya sejak kecil. Biasanya si abang penjual tahu gejrot memikul dagangannya dan berkeliling ke sekolah-sekolah, komplek perumahan serta pusat keramaian lainnya. Yang paling nikmat tentu adalah kuahnya yang terbuat dari kecap itu. Diulek bersama bawang merah, bawang putih, cabai dan ditaburi sedikit garam… Joss!

Tahu gejrot di RM H. Apud

Tentu saat di Cirebon kuliner ini tidak boleh terlewatkan. Sehabis makan empal gentong, tahu gejrot ditemani teh botol cocok untuk menutup makan siang. Kebiasaan yang pasti saya lakukan saat menikmati tahu gejrot adalah di bagian akhir saat tahu sudah habis… tengglak kuahnya.. 🙂

Mouth watering…

Voila! Tahu gejrot!

Alamat: Jl. Raya Ir. H. Djuanda No. 24, Battembat, Tengah Tani, Kota Cirebon 45153 (lihat peta)

Harga: Tahu gejrot 10 ribu

 

2. Nasi Jamblang

Nasi Jamblang atau Sega Jamblang merupakan kuliner yang tidak kenal waktu makan karena cocok untuk sarapan, makan siang maupun makan malam. Khasnya nasi jamblang adalah nasinya yang dibungkus daun jati dan penyajian lauk-lauk sedapnya secara prasmanan.

Variasi lauk berbeda-beda di tiap rumah makan nasi jamblang, tapi secara umum biasanya tersedia sambal merah, tahu sayur,cumi(dengan tinta hitamnya), semur daging, tempe goreng, telur dadar, sate telur puyuh, sate usus ayam serta berbagai jenis pepes.

Antrian di Warung Nasi Jamblang Mang Dul

Rumah makan nasi jamblang yang pertama saya coba adalah Nasi Jamblang Mang Dul yang letaknya hanya 200 meter dari hotel saya menginap. Saat itu saya makan sate usus ayam, tempe goreng, tahu sayur dan dua ekor cumi hitam. Harganya hanya 22 ribu rupiah saja! Ditemani dengan segelas teh tawar pun rasanya sudah nikmat sekali makan siang saya kemarin.

Nasi Jamblang Mang Dul yang patut dicoba

Alamat: Jl. DR. Cipto Mangunkusumo No.8, Pekiringan, Kesambi, Kota Cirebon 45131 (lihat peta)

Harga: 15-30 ribu, tergantung pilihan lauk

Selain Mang Dul, ada juga Nasi Jamblang Bu Nur. Yang satu ini sebenarnya lebih terkenal di Cirebon. Rumah makannya pun lebih besar dan bangunannya terkesan lebih baru. Di sini, ukuran cumi hitamnya lebih besar, selain itu ada juga menu udang madu dan tempe ponggol. Tempe ponggol sendiri merupakan kuliner khas Tegal berupa tempe dipotong dadu yang dimasak dengan bumbu cabe dan kecap.

Nasi Jamblang Bu Nur

Bila dibandingkan dengan Mang Dul, di Bu Nur lebih banyak variasi lauk. Menurut lidah saya, keduanya memiliki kehandalan yang agak berbeda di tiap lauknya. Karena itulah bila mampir ke Cirebon, harus mencoba kedua warung nasi jamblang ini karena selera orang pasti akan beda-beda.

Sajian prasmanan nasi jamblang

Beberapa lauk nasi jamblang

Pasti antri saat mengambil lauk..

Alamat: Jl. Cangkring 2 No.34, Kejaksan, Kota Cirebon 45154 (lihat peta)

Harga: 20-40 ribu, tergantung pilihan lauk

 

3. Empal Gentong

Pada dasarnya empal gentong serupa dengan gulai daging sapi. Perbedaannya terletak di proses memasaknya yang dilakukan secara tradisional. Daging sapi, santan dan rempah-rempah lainnya dimasak di dalam sebuah periuk tanah liat (gentong) dengan menggunakan kayu bakar. Beberapa sajian empal gentong menggunakan daging bercampur lemak, daleman (usus) dan babat sapi. Namun ada juga yang menyajikannya dengan bagian daging saja. Empal gentong dapat dinikmati sesuai selera baik dengan menggunakan nasi ataupun lontong.

Salah satu rumah makan empal gentong yang terkenal di Cirebon adalah RM Empal Gentong H. Apud. Letaknya ada di Jalan Tuparev/Jalan Raya Ir. H Djuanda. Rumah makannya luas (bisa menampung lebih dari 100 orang) dan bersih. Selain empal gentong, di sini juga dijual empal asem, sate kambing dan tahu gejrot dengan harga yang ramah di kantong.

Alamat: Jl. Raya Ir. H. Djuanda No. 24, Battembat, Tengah Tani, Kota Cirebon 45153 (lihat peta)

Harga: Empal gentong 22 ribu, nasi putih 5 ribu

 

4. Empal Asem

Selain empal gentong yang berkuah santan seperti gulai, biasanya rumah makan empal gentong di Cirebon juga menyajikan empal asem. Dimasak dengan menggunakan belimbing wuluh dan berkuah bening, empal asem terasa segar dan cocok dijadikan menu makan siang. Beberapa potongan tomat dan daun bawang juga membuat sajian empal asem sangat terlihat menggiurkan.

Salah satu rumah makan empal asem yang enak dan saya coba saat itu adalah RM. Bang JT yang letaknya hanya bersebelahan beberapa ruko dari Nasi Jamblang Mang Dul. Di rumah makan ini tertulis bahwa masakan Bang JT tidak menggunakan vetsin dan buka 24 jam. Di sini juga dijual menu minuman berupa es kacang hijau dan es kacang merah yang ditaburi biji kopi luwak. Sayang waktu itu tidak dicoba karena saya sudah terlanjur kenyang. Penasaran..

Alamat: Jl. Cipto Mangunkusumo No.3, Pekiringan, Kesambi, Kota Cirebon 45131 (lihat peta)

Harga: Empal asem 28 ribu, nasi putih 6 ribu

Advertisements

One thought on “4 Kuliner Khas Cirebon yang Wajib Dicoba

  1. Pingback: Cirebon Heritage – jamalsgetaway

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s