Semangat Membaca di Pustaka Wilayah Soeman H.S. Pekanbaru

Sejak jaman kecil, saya biasanya kalau ditanya orang atau isi biodata terkait hobi, jawabannya mainstream, membaca. Padahal sebenarnya sih saya juga membaca bukan yang rajin-rajin banget. Puncak-puncaknya saya rajin membaca itu saat masih SMP sampai kuliah. Sudah kerja? tetap rajin membaca dong, tapi yang dibaca isi media sosial dan portal berita online. Haha. Memang untuk membaca buku rasanya sudah jarang sekali saya lakukan. Nah, kali ini saya ingin menulis tentang sarangnya buku-buku. Apa itu? Tentu saja perpustakaan 🙂

Akhir pekan kali ini, saya menjajal untuk masuk ke Pustaka Wilayah (Puswil) Soeman H.S yang berada di jalan arteri Kota Pekanbaru, Jalan Sudirman. Bangunan ini tampak megah mengisi panorama Kota Pekanbaru sejak tahun 2008, tahun peresmiannya oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla saat itu. Puswil ini merupakan salah satu perpustakaan terbesar di Indonesia dan saya rasa merupakan yang terbesar di luar Pulau Jawa.

Logo Puswil Soeman H.S.

Sebelumnya saya pernah ke sini tapi ternyata sudah mau tutup. Terpaksa hanya bisa lihat bagian luar gedungnya saja. Di akhir pekan memang perpustakaan (pustaka wilayah) ini tutup lebih awal, sekitar jam 3 sore. Kali ini saya datang lebih awal dan bisa lihat-lihat bagian dalam perpustakaan ini.

Arsitektur

Pertama kali saya melihat bangunan ini saat menginjakkan kaki di Pekanbaru, saya menduga konsep bangunan ini menyerupai bentuk buku yang terbuka. Memang benar sih. Namun sebetulnya Puswil Soeman H.S. cenderung terinspirasi dari bentuk alas membaca Al-Quran atau yang dikenal dengan sebutan rekal.

Maket Puswil Soeman H.S. Pekanbaru

Bangunan ini banyak mengambil pencahayaan alami melalui penggunaan material kaca di sekelilingnya (curtain wall). Panas dari sinar matahari dikurangi dengan overstek atap yang cukup lebar. Tiang-tiang utama yang secara struktural berfungsi sebagai penopang atap, mengambil konsep arsitektur dari rumah adat Melayu.

Pencahayaan alami dimaksimalkan dengan dinding kaca (curtain wall)

Perpustakaan Soeman H.S. terdiri dari 6 lantai.. luas dan tinggi..

Hampir separuh bagian dinding bangunan juga dihiasi dengan berbagai relief yang bertemakan semangat membaca di perpustakaan, kehidupan masyarakat Melayu di Riau serta sajak-sajak Melayu Riau. Melihat arsitektur dan tiap detail eksterior bangunan Puswil Soeman H.S. ini rasanya memang patut jika bangunnan ini menjadi landmark kebanggaan masyarakat Provinsi Riau.

Relief tentang gerakan semangat membaca dan kehidupan masyarakat Riau

Relief tentang arsitektur bangunan dan sajak-sajak Melayu Riau

Fasilitas Perpustakaan

Setelah melihat cangkang bangunan, saatnya melihat bagian dalamnya. Bagian dalam bangunan perpustakaan ini bisa dibilang konsepnya minimalis dan modern. Dengan dominasi dinding bercat putih dan pilar-pilar cokelat, interior perpustakaan terlihat dan terasa luas.

Masuk ke perpustakaan ini tentunya tidak berbayar alias gratis. Cukup mengisi buku tamu dan bila membawa tas ransel atau banyak barang bawaan, kita wajib menitipkannya di loker. Masing-masing orang akan diberikan kunci loker setelah menyerahkan kartu identitas, KTP atau kartu pelajar/mahasiswa.

Mengisi buku tamu perpustakaan

Di lantai 1, terdapat kafe dan beberapa unit komputer untuk keperluan browsing internet dan mengerjakan tugas. Di akhir pekan, perpustakaan ini memang lebih ramai dari hari biasa. Kebanyakan adalah anak-anak sekolah dan mahasiswa. Tapi tidak sedikit juga masyarakat umum dan keluarga yang mampir  ke sini. Terlihat beberapa ibu-ibu membawa anak-anaknya untuk membaca di Children Library yang memang punya beberapa koleksi buku untuk anak-anak.

Indonesia melek internet. Asal jangan Youtube terus yah dek :p

Children Library

Children Library

Di lantai 2 dan lantai 3, terdapat beberapa kategori literatur, mulai dari ilmu agama, ilmu komputer, filsafat, psikologi, ilmu sosial, hukum dan lain-lain. Buku-bukunya bagus-bagus dan tertata dengan rapi. Terlihat beberapa pegawai perpustakaan yang sesekali membereskan dan mengurutkan buku-buku sesuai nomor dan kodenya. Di lantai ini juga terdapat beberapa meja dan kursi membaca, ruang diskusi dan komputer untuk keperluan browsing internet.

Koleksi literatur di lantai 2

Semangat membaca di perpustakaan

Pencahayaan alami membuat suasana membaca lebih kondusif

Sambil browsing-browsing juga bisa..

Diskusi.. with a view..

Mengerjakan tugas tidak mesti di kafe..

Kalau di lantai 2 dan lantai 3 koleksi literaturnya seputaran ilmu poleksosbudhankam, di lantai 4 koleksi literaturnya mencakup kategori ilmu kedokteran dan ilmu pengetahuan alam lain seperti kimia, fisika dan astronomi. Beberapa set ensiklopedia juga bisa ditemukan di lantai 4 ini. Sama halnya seperti di lantai 2 dan 3, di lantai 4 juga tersedia tempat diskusi dan membaca. Menurut saya, keberadaan ruang-ruang diskusi ini rasanya seperti mengakomodir kebutuhan co-working space bagi masyarakat Pekanbaru.

Di antara buku-buku

Ruang diskusi

Internetan bisa..

Puswil Soeman H.S. ini dikelola oleh Badan Perupustakaan Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Provinsi Riau. Koleksi literaturnya lebih dari 250 ribu eksemplar dengan 3 ribu buku di Bilik Melayu yang berkaitan dengan serba-serbi Provinsi Riau dan sejarah, budaya serta kehidupan masyarakat Melayu.

Bilik Budaya Melayu

Sebagai sebuah perpustakaan provinsi, Puswil Soeman H.S. juga memiliki sebuah ruangan khusus untuk literatur yang berkaitan dengan sejarah, budaya, data statistik dan apapun itu yang berkaitan dengan Provinsi Riau dan masyarakat Melayu. Ruangan ini diberi nama Bilik Budaya Melayu dan berada di lantai 3. Koleksi literatur di bilik ini saja mencapai 3 ribu buah. Apapun yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Melayu maupun Provinsi Riau, rasanya bisa dicari di sini. Thumbs up!

Koleksi literatur di Bilik Budaya Melayu

Koleksi literatur di Bilik Budaya Melayu

 

Fasilitas pendukung

Selain tempat membaca buku dan ruang diskusi, perpustakaan ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti auditorium, atrium, musholla, kafetaria dan lahan parkir yang cukup luas. Terdapat 2 buah ruangan auditorium di sini, yaitu Auditorim H. Wan Ghalib dan Auditorium H. Ismail Suko yang keduanya merupakan nama tokoh masyarakat di Riau.

Kafetaria

Musholla

Auditorium

Cara mendaftar keanggotaan Puswil

Cara untuk mendaftar keanggotaan di Puswil Soeman H.S. Pekanbaru ini tergolong mudah. Berikut saya informasikan.

  1. Siapkan kartu identitas diri, bisa berupa KTP (untuk umum) atau Kartu pelajar (untuk siswa dan mahasiswa).
  2. Persiapkan pas foto berwarna ukuran 2×4 sebanyak 1 lembar.
  3. Persiapkan surat pengantar dari dari RT/RW setempat bila tidak memiliki KTP Pekanbaru namun berdomisili di Pekanbaru.
  4. Datang ke Puswil Soeman H.S. dan mengisi formulir yang bisa diminta dari petugas informasi di lantai dasar.
  5. Kartu keanggotaan akan dipersiapkan untuk dicetak oleh pihak Puswil.
  6. Bila sudah memiliki kartu keanggotaan, sudah bisa meminjam buku. Tapi ingat, kembalikan tepat waktu karena jika telat mengembalikan akan dikenakan sanksi secara bertingkat (teguran › penundaan peminjaman › pencabutan keanggotaan).
  7. Jika terjadi kerusakan atau kehilangan selasa masa peminjaman, maka diwajibkan mengganti buku yang sama/setara.

 

Alamat dan Jadwal Operasional

Alamat: Jl. Jenderal Sudirman No.462, Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau 28121 (lihat peta)

Jadwal operasional:

  • Senin, Selasa, dan Rabu buka pukul 08.00 – 16.00
  • Kamis buka pukul 08.30 – 16.30
  • Jumat buka pukul 08.00 – 16.30 (istirahat pukul 11.00 – 13.30)
  • Sabtu dan Minggu buka pukul 08.00 – 15.00
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s