Menjelajahi Pesona Kepulauan Riau

Tulisan ini saya buat untuk keperluan lomba foto dan cerita 10 destinasi branding yang diselenggarakan oleh Kemenpar. Sayangnya, belum menang. Hehe. Ya memang jauh juga sih kalau dibandingkan sama kualitas foto pemenang-pemenangnya, haha.. Tapi semoga, tulisan ini bisa tetap bermanfaat bagi yang mau menjelajahi Kepulauan Riau yaaa.. 🙂


Love at first sight”. Mungkin inilah kalimat yang tepat untuk menggambarkan perasaan saya pada Kepulauan Riau. Pada tahun 2011, pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Kepulauan Riau dalam rangka kunjungan akademik perkuliahan. Saya mengunjungi Pulau Batam dan Pulau Bintan selama beberapa hari. Walaupun saya kembali pulang ke rumah, tapi rasanya, saya meninggalkan hati dan cinta saya dengan suasana pulau-pulau tersebut.

“Asam di darat, ikan di laut, bertemu dalam belanga juga”

Peribahasa Melayu di atas artinya kalau jodoh tak kan kemana. Semakin dekat dan mudahnya,  pada tahun 2014, saya mendapatkan pekerjaan di Pekanbaru, Riau. Beberapa kali saya berlibur untuk menjelajahi provinsi yang tersusun dari 95% perairan dan 5% daratan ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2016, terdapat 2.408 pulau yang ada di wilayah Kepulauan Riau. Ini artinya, Kepulauan Riau mengambil porsi hampir 14% dari total 17.504 pulau yang ada di Indonesia. Dengan fakta menarik ini, saya merasa yakin bahwa Kepulauan Riau mempunyai potensi besar untuk terus mengembangkan sektor pariwisatanya.

Kepulauan Riau memiliki wisata alam yang sangat beragam dan tergolong lengkap. Saya telah menjelajahinya mulai dari pantai, alam bawah laut, hutan bakau, air terjun hingga perbukitan dan gunung. Alam yang indah tersebut berpadu dengan nilai sejarah dan budaya Melayu yang kental serta beragam kulinernya yang memikat. Kepulauan Riau sangatlah spesial.

Saya memilih 10 destinasi wisata dari beberapa pulau di Kepulauan Riau yang dapat dijadikan referensi berlibur kapan pun, khususnya untuk liburan akhir tahun 2018 ini.

1. Pantai Payung – Pulau Singkep

Beberapa tahun belakangan, muncul beberapa destinasi wisata pantai di pulau yang pernah berjaya akan hasil tambang timahnya ini. Salah satunya adalah Pantai Payung yang terdapat di Desa Lanjut. Saat datang ke sini, saya sungguh terpesona dengan suasananya. Pasirnya putih, perairannya bersih dan masih tergolong sepi. Pantai ini cocok untuk sekedar bersantai dan berjemur dengan tenang, apalagi sambil menikmati sajian es kelapa muda. Tak hanya itu, di sini ada juga beberapa sudut berfoto ria yang instagrammable. Pengelola pantai menyusun kursi-kursi, ayunan dan payung warna-warni secara apik sebagai latar foto.

Pesona Kepri 1 Cantiknya Pantai Payung yang berpasir putih

2. Hutan Bakau Teluk Sebong – Pulau Bintan

Hutan Bakau Teluk Sebong terletak di dalam kawasan wisata Lagoi, Pulau Bintan. Destinasi ini memberikan saya pengalaman baru untuk menyusuri hutan bakau dengan menggunakan kapal (speed boat). Sensasi saat kapal menerobos perairan payau ini sungguh luar biasa. Rimbunnya kanopi pepohonan bakau menjadi langit-langit saya. Ditambah lagi dengan sorotan sinar matahari di sela-selanya yang menciptakan warna hijau berkilau. Tidak hanya itu, saya pun sempat menjumpai beberapa satwa liar seperti burung, ular dan monyet. Keindahan ekosistem hutan bakau ini tidak dapat saya lupakan.

Pesona Kepri 2 Speed boat yang siap menyusuri Hutan Bakau Teluk Sebong
Pesona Kepri 3 Eksotisme Hutan Bakau Teluk Sebong

3. Gurun Pasir dan Telaga Biru – Pulau Bintan

Gurun Pasir dan Telaga Biru berlokasi di Dusun Busung, Pulau Bintan.  Saya cukup terkesima saat mengetahui bahwa lokasi ini merupakan bekas penambangan pasir bauksit yang sudah lama dihentikan. Setelah ditinggalkan bertahun-tahun, pasir di kawasan ini mengeras dan memiliki kontur berbukit-bukit mirip gurun pasir. Sedangkan bagian lembahnya terisi oleh air hujan yang kemudian berubah warna secara kimiawi menjadi biru muda. Dengan teriknya sinar matahari di sini, saya benar-benar merasa berdiri di gurun pasir di Timur Tengah!

Pesona Kepri 4 Gurun Pasir dan Telaga Biru di Dusun Busung
Pesona Kepri 5 Gurun Pasir Dusun Busung

4. Pantai Trikora – Pulau Bintan

Pantai Trikora di Pulau Bintan memiliki garis pantai yang membentang lebih dari 20 km. Saking panjangnya, masyarakat setempat membagi dan memberi nama pantai ini dengan nomor dari 1 sampai 4. Pantai Trikora 3 merupakan favorit saya. Pantai ini memiliki karakter khas berupa banyaknya batuan granit besar yang terhampar di bibir pantai. Keindahan Pantai Trikora ini tidak kalah dengan pantai-pantai yang ada di Pulau Belitung.

Untuk akomodasi, di Pantai Trikora terdapat beberapa penginapan ala rumah nelayan (kelong). Saya sempat menjajal bermalam di sana dan menikmati indahnya langit lembayung saat mentari terbit dari ufuk timur. Pemandangan ini luar biasa mengagumkan!

Menyebrang dari Pantai Trikora, masih terdapat destinasi lain, yaitu pulau kecil bernama Pulau Pasir Putih (White Sands Island). Beragam aktivitas air seperti snorkelingbanana boat dan water canoe dapat dinikmati di pulau yang indah ini.

Pesona Kepri 6 Langit lembayung di sebuah penginapan ala kelong

5. Gunung Daik – Pulau Lingga

Gunung Daik yang berada Pulau Lingga merupakan merupakan titik tertinggi di Kepulauan Riau. Perjalanan menuju Gunung Daik dapat ditempuh selama 3,5 jam dari Pulau Batam maupun Pulau Bintan dengan menggunakan kapal (speed boat). Gunung Daik ini merupakan gunung yang luar biasa unik. Kenapa saya katakan demikian? Karena puncak gunungnya yang bercabang tiga dan amat terjal! Meskipun ketinggiannya tidak sampai 1.200 meter, pendakian hingga puncaknya amat sulit dilakukan.

Saat berkunjung ke Pulau Lingga, saya sangat terpukau dengan panorama Gunung Daik dan perbukitan di sekitarnya. Dari sudut manapun, Gunung Daik ini sangatlah indah. Salah satu lokasi pandang favorit saya adalah kawasan Tanjung Buton, terlebih di saat matahari tenggelam.

Pesona Kepri 7 Perbukitan Gunung Daik – tampak dari Tanjung Buton
Pesona Kepri 8 Perbukitan Gunung Daik – tampak dari Tanjung Buton (senja hari)
Pesona Kepri 9 Puncak Gunung Daik – tampak dari jalan masuk Istana Damnah

6. Pantai Pasir Panjang – Pulau Lingga

Pantai Pasir Panjang terdapat di Dusun Malar, Pulau Lingga. Pantai ini merupakan pantai yang kabarnya paling terkenal dan menjadi pantai favorit penduduk setempat. Kombinasi pasir putih, pohon bakau, nyiur dan latar belakang perbukitan di sini sungguh tidak ada duanya. Saya kemudian mencoba untuk dapat menanjak ke area berbukit dari kawasan pantai ini. Bukit tersebut dikenal dengan nama Bukit Cengkeh dan dahulunya merupakan tempat berdiri sebuah benteng pertahanan Belanda pada era kolonial. Dari bukit ini, saya dapat melihat pemandangan keseluruhan Pantai Pasir Panjang yang sangat eksotik dan memesona.

Pesona Kepri 10 Pesona alam Pantai Pasir Panjang
Pesona Kepri 11 Sebuah kelong nelayan di Pantai Pasir Panjang

7. Air Terjun Resun – Pulau Lingga

Pulau Lingga juga punya beberapa air terjun, salah satunya adalah Air Terjun Resun. Air terjun ini membentang landai dan panjang dengan hutan lebat yang mengelilinginya. Di dasar air terjun terdapat kolam alami yang dihuni oleh ikan-ikan kecil. Berbaring dan berenang di kolam air terjun ini terasa sangat menyegarkan. Dingin!

Pesona Kepri 12 Eksotisme Air Terjun Resun

8. Kompleks Istana Damnah – Pulau Lingga

Selain wisata alam, Pulau Lingga juga menyimpan sejarah dan budaya yang sangat menarik. Salah satu lokasi yang wajib dikunjungi adalah Kompleks Istana Damnah. Kompleks  ini menjadi saksi akan kejayaan Kesultanan Melayu di Pulau Lingga.

Istana Damnah terdiri dari dua bagian, yaitu bangunan utama istana dan bagian serambi di depannya. Setelah melihat-lihat bagian luar dan dalam Istana Damnah, saya cukup terkejut saat memperoleh informasi bahwa istana tersebut hanyalah istana replika, bukan istana yang asli. Bangunan asli Istana Damnah saat ini hanya tersisa bagian tangga, pondasi, beberapa bagian lantai, dapur dan juga kolam mandi. Situs angunan asli tersebut hanya berjarak beberapa meter dari istana replika.

Pesona Kepri 13 Bangunan (replika) Istana Damnah
Pesona Kepri 14 Serambi (replika) Istana Damnah

Berbagai barang peninggalan dan foto-foto Kesultanan Melayu Lingga tersimpan di Museum Linggam Cahaya yang masih berada di dalam Kompleks Istana Damnah. Museum ini baru diresmikan sekitar tahun 2015. Menurut penilaian saya pribadi, museum ini merupakan museum yang paling menarik di Kepulauan Riau karena koleksinya cukup banyak dan penataannya sangat rapi. Selain sejarah kesultanan, museum ini juga menampilkan sisi kebudayaan di Pulau Lingga seperti beragam pakaian masyarakat Melayu Lingga, perabotan rumah tangga serta permainan tradisional masyarakat. Sedangkan dari sisi alam, di museum ini dipamerkan koleksi jenis batu-batu alam dan beberapa fosil hewan laut yang ditemukan di Pulau Lingga.

Pesona Kepri 15 Museum Linggam Cahaya

9. “Welcome to Batam” – Pulau Batam

“Welcome to Batam” terletak kawasan Batam Centre, Pulau Batam. Tulisan raksasa ini bersanding di sebuah bukit bernama Bukit Clara. Belum sah rasanya mengunjungi Pulau Batam apabila belum berfoto dengan latar pemandangan ala Hollywood ini. Destinasi ini berdekatan dengan destinasi terkenal lainnya seperti Dataran Engku Puteri, Masjid Agung Batam dan pusat perbelanjaan Mega Mall Batam Centre.

Pesona Kepri 16 Selamat datang di Batam!

10. Jembatan Barelang – Pulau Batam

Jembatan Barelang (Batam-Rempang-Galang) merupakan ikon utama (landmark) Pulau Batam. Jembatan ini terdiri dari 6 buah jembatan yang menghubungkan 7 pulau sebagai kesatuan Jalan Trans Barelang. Jembatan pertama atau Jembatan I merupakan jembatan yang paling terkenal dan dibangun dengan metode konstruksi cable-stayed. Baik siang maupun malam hari, pemandangan jembatan ini sama-sama cantik. Selain itu, jembatan kelima atau Jembatan V juga tidak kalah menarik. Jembatan ini dibangun dengan pelengkung beton yang cukup panjang di bawahnya. Melalui jembatan ini, saya dapat menyambangi destinasi lain berupa bekas kamp pengungsi Vietnam yang ada di Pulau Galang.

Pesona Kepri 17 Jembatan I Barelang
Pesona Kepri 18 Jembatan V Barelang

Bagaimana? Jika Kepulauan Riau menjadi destinasi liburan Anda tahun ini, pulau manakah yang akan Anda kunjungi lebih dulu? Percayalah, menjelajahi pesona Kepulauan Riau akan memberikan pengalaman yang memuaskan. Saya pun berharap dapat singgah kembali lagi ke sana untuk menikmati pesona dan keindahannya.

Ayo berlibur ke Kepulauan Riau!


Well, setidaknya ada beberapa pelajaran yang saya dapat:

  1. Kualitas foto harus bagus, nggak bisa kalau saya hanya ngandalin Samsung S3 dan iPhone, meskipun beberapa pakai mirrorless
  2. Perspektif penulisan harus ditanyakan, apakah boleh pakai kata saya (sebagai subjek cerita) atau kalimat ala promosi/iklan

 

 

Advertisements

5 thoughts on “Menjelajahi Pesona Kepulauan Riau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s